Belajar Berproses
melalui Pelatihan Kader Taruna Melati 1
PC IPM Ponpes Al-Mu’min Muhammadiyah

By Ana Alifiani
(Santriwati Kelas XII B)

Pondok pesantren Al- Mu’min Muhammadiyah Tembarak merupakan salah satu lembaga pendidikan di bawah naungan Muhammadiyah yang memiliki tiga unit yakni: MTs, MA dan SMK. Di dalam pesantren tersebut terdapat organisasi pelajar yakni Ikatan Pelajar Muahammadiyah (IPM) sebagai salah satu ortom Muhammadiyah baik dari tingkat ranting maupun cabang.

Pada hari Kamis-jumat, 25-26 Oktober 2018 M atau yang bertepatan dengan tanggal 15-16 Shafar 1440 H, PC IPM Putri Al-Mu’min Muhammadiyah mengadakan Pelatihan Kader Taruna Melati I (PKTM I) dengan tema “Mengintegrasi Wawasan Al-Qur’an Dalam Kepribadian Ilmiah Untuk Mencetak Kader Solutif, Komunikatif & Komprehensif Menuju Ponpes Al-Mu’min yang Islamis & Berkemajuan” di Mushola Kampus 1. Dengan tema tersebut, panitia yang tidak lain adalah PC IPM itu sendiri berharap kader selanjutnya bisa menjadi kader Muhammadiyah yang lebih baik dari generasi sebelumnya.

Harapan bukan hanya sekedar harapan. Karena pada kegiatan tersebut panitia menyiapkan materi-materi yang akan sangat membantu dalam menjalankan amanah pada hari selanjutnya dan tentu saja itu sesuai dengan administrasi yang telah ditetapkan oleh PP IPM dengan mendatangkan para kader senior yang lebih menguasai materi-materi tersebut sehingga para peserta PKTM dapat mencerna tanpa adanya kesalahpahaman.

Hari pertama dimulai pada hari Kamis (25/10) pukul 13.00 dengan dihadiri oleh Ustadz Syamsuri Adnan selaku mudirul ma’had, Ustadzah Muthi’asih selaku kepala kesantrian putri dan IPMawati Fivin Choirotun Nisa sebagai perwakilan PD IPM Temanggung.

Kegiatan ini diawali dengan pre test guna mengetahui pengetahuan awal para peserta sebelum memasuki materi. Materi pertama mulai pukul 20.00-21.00 oleh IPMawati Fivin Choirotun Nisa’ dengan membawakan materi tentang “Genealogi IPM” dilanjutkan diskusi dan hari pertama diakhiri dengan nonton bareng sebagai refreshing.

Hari kedua, Jumat (26/10) selepas sholat subuh, beberapa peserta ditunjuk untuk memberikan kultum singkat minimal tujuh menit agar mereka terbiasa berbicara didepan umum. Peserta juga terlihat begitu antusias saat memberikan kultum mereka. Setelah acara kultum singkat, peserta melakukan senam bersama panitia yang dilakukan di tempat kegiatan seperti biasanya.

Materi kedua dilaksanakan pada pukul 09.00-10.00 oleh saudara M. Agung Budiarto dari PUTM Yogyakarta dengan materi tentang “Mutiara Yang Hilang” membicarakan tentang sejarah yang sengaja disembunyikan. Selanjutnya materi tentang “Islam Berkemajuan” yang disampaikan oleh saudara Anta Zuda Aditya yang juga dari PUTM Yogyakarta. Materi keempat dilanjutkan setelah dzuhur yang dibawakan oleh IPMawati Eka Faridah Wahyuningtyas dari PD IPM Magelang dengan materi tentang “Sifat-sifat K.H Ahmad Dahlan” dilanjutkan diskusi. Dan materi terakhir adalah tentang “ANSOS” yang disampaikan oleh IPMawati Ganis Khoirun Nisa’ pada malam harinya, tidak lupa setelah itu peserta melakukan diskusi kembali.

Sedangkan diluar kegiatan yang berisi materi-materi di atas, kegiatan diselipi dengan game-game penyemangat, snack mengenyangkan juga coffe break saat malam hari.

Dan pada acara terakhir adalah penyerahan sertifikat, foto bersama lalu ditutup dengan menyanyikan lagu Janji Kader yang dinyanyikan oleh seluruh peserta juga panitia.

Ya, begitulah proses.  Seperti yang disampaikan oleh IPMawati Eka Faridah Wahyuningtyas dan IPMawati Ganis Khoirun Nisa’ dalam pesannya untuk para peserta, “Teruslah Berproses” karena dengan terus berproses, kemungkinan menjadi lebih baik akan semakin besar.