RAPAT KOORDINASI WALI SANTRI

“MENYELARASKAN MAKSUD DAN TUJUAN MADRASAH”

By Neissaroh Al Mardhiah
(Santriwati Kelas XI B)

Rapat koordinasi merupakan ajang pertemuan antara guru dengan wali murid. Tujuan diadakan rapat koordinasi adalah untuk menyepahamkan program kegiatan madrasah yang menjadi kegiatan santri dengan pihak wali santri, sehingga tidak terjadi kesalahpahman antara pihak wali santri dengan madrasah.

Seperti rapat koordinasi wali santri MA Al Mu’min  Muhammadiyah Tembarak Temanggung yang diselenggarakan pada hari Ahad (07/10/2018). Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para wali santri dari berbagai daerah. Meskipun jauh dan sibuk, para wali santri tetap menghadiri acara tersebut. Lain dari biasanya, prosentase jumlah kehadiran wali santri hampir mencapai 90%.

Bertempatkan di aula kampus 1 pondok pesantren Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung. Mudirul Ma’had memberikan sambutan bagi para wali santri yang hadir. Berbagi nasehat yang beliau pesankan kepada wali santri. Setelah sambutan sambutan, digelarlah acara penyampaian program kegiatan madrasah. Dimana dalam penyampaian tersebut ustadz Makmun Pitoyo, selaku kepala madrasah menjelaskan menggenai program kegiatan smadrasah yang harus diterapkan oleh santri putra maupun putri. Tidak lupa ustadz Makmun Pitoyo menjelaskan kegiatan kegiatan yang dapat memperdayakan santri melalui Program Kelas Teknosains dan Kelas Tahfidz. Namun, sebelum memasuki ruangan wali santri sudah diberi dua kertas tentang program kegiatan madrasah. Supaya dalam berjalannya acara para wali santri memiliki gambaran.

Dalam acara rapat koordinasi ini juga dibuka sesi tanya jawab yang dibuka dua kesempatan. Di masing masing kesempatan terdapat tiga pertanyaan. Diantara semua pertanyaan merupakan hal yang dirasa masih janggal oleh wali santri. Ada yang memberi masukan, ada yang bertanya mengenai kegiatan santri, dan ada pula yang memberi kesan pesan bagi pemberdayaan madrasah. Melalui sesi inilah madrasah mengetahui apa keinginan  orang tua yang kemudian disatukan dengan program madrasah. Sehingga apa yang menjadi keinginan wali santri dengan pihak madrasah dapat terwujud.

Rapat koordinasi ini bernilai positif bagi pihak wali santri dan pihak madrasah. Dari wawancara penulis kepada salah seorang wali santri. Beliau menyatakan bahwa sebelum diadakan rapat koordinasi ini merasa binggung terhadap program kagiatan madrasah. Terutama pada Kelas Teknosains dan Kelas Tahfidz. “ Saya senang dengan diadakan rapat seperti ini, saya menjadi lebih paham apa saja yang anak saya lakukan di sekolah. Ternyata kegiatannya pun menarik dan inovatif.” Ujar salah satu wali santri dari Kendal.